Sabtu, 09 April 2016

SYNTAX

SYNTAX

 Di sini saya akan menjelaskan sedikit tentang apa itu SYNTAX... ???
 WHAT IS SYNTAX ?

Syntax adalah salah satu dari cabang ilmu linguistik yang mempelajari kaidah yang menentukan bagaimana kata membentuk frasa dan frasa membentuk kalimat. Secara etimologis istilah syntax adalah menempatkan bersama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat dan kelompok-kelompok kata menjadi kalimat.
 
Ada dua bagian kalimat yang sangat penting dalam menganalisis syntax, yaitu :

A. Frasa (Phrase)

Frasa merupakan sekelompok kata yang mempunyai fungsi sebagai suatu unit pada sebuah kalimat (suatu kelompok kata yang membentuk unit gramatikal).

Frasa (Phrase) terbagi dalam beberapa, yaitu:

1. Frasa Nomina (Noun Phrase)

Frasa nomina adalah frasa yang berasal dari kata benda (nouns) yang berfungsi sebagai subjek atau objek kalimat. Frasa nomina adalah suatu nomina atau pronominal yang didahului oleh determinan atau kata sandang atau suatu nomina yang didahului oleh satu atau lebih adjektiva yang keseluruhanya didahului kata sandang.

Contoh :

1. The Doctor

2. A beautiful girl

2. Frasa Verba (Verb Phrase)
Frasa verba merupakan frasa yang terdiri dari gabungan kata kerja bantu (axiliary verb) dengan kata kerja (verbs). Frasa verba adalah verba yang berfrasa. Frasa verba terdiri dari frasa tunggal yang terkadang merupakan gabungan dari main verb ( verba utama) dan auxiliary verb ( kata kerja bantu), namun dapat pula ditambahkan specifiers, complements, dan adjuncts.

Contoh :

Binar has taken the job.

He has been coming late everyday.

3. Frasa Adjektiva (Adjective Phrase)

Frasa kata sifat atau adjektiva adalah frasa yang berasal dari kata sifat yang digunakan untuk memberi sifat kepada kata benda (nouns) atau kata ganti (pronoun).

Contoh :

Tony lost his dark brown briefcase.

4. Frasa Adverbial (Adverb Phrase)
Frasa adverbial adalah frasa yang berfungsi sebagai kata keterangan yang digunakan untuk menerangkan kata kerja (verbs).

Contoh:

Mika usually gets up early.

5. Frasa Preposisi (Prepositional Phrase)
The book on the bathroom floor is swollen from shower steam.

B. Klausa (Clause)


Klausa bebas (main clause) adalah klausa bebas (independent clause) yang terdapat di dalam sebuah kalimat majemuk (complex sentence).

1. Klausa Bebas (Independent Clause)
Klausa bebas adalah klausa yang mempunyai struktur lengkap dan berpotensi menjadi kalimat mayor.

2. Klausa Terikat (Dependent Clause)
Klausa terikat adalah klausa yang mempunyai struktur tidak lengkap, biasanya disertai unsur-unsur konjungsi subordinatif. Klausa terikat juga dapat didefinisikan sebagai klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat sempurna, hanya mempunyai potensi sebagai kalimat tidak sempurna. Dilihat dari fungsinya, klausa terikat ini dapat dibedakan, yaitu:

Klausa Nomina (Noun Clause)
Klausa yang bertindak sebagai nomina ditandai dengan adanya wh-words, how, dan that.

Klausa Adjektiva (Adjective Clause)
Klausa terikat yang bertindak sebagai adjektiva ditandai dengan adanya relative pronoun, yaitu who, whom, which, whose, dan that.

Klausa Adverbial (Adverbial Clause)
Klusa terikat yang bertindak sebagai adverbial ditandai dengan subordinate conjunction.

TERIMA KASIH... :)
SEMOGA BERMANFAAT YA... :) :) :)





 

 Morphology

    Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik.
     Morfologi juga mempelajari arti yang timbul sebagai akibat peristiwa gramatik, yang biasa disebut arti gramatikal atau makna. Satuan yang paling kecil dipelajari oleh morfologi adalah morfem, sedangkan yang paling besar berupa kata. morfologi hanya Mempelajari peristiwa-peristiwa yang umum, peristiwa yang berturut-turut terjadi, yang bisa dikatakan merupakan sistem dalam bahasa.Peristiwa perubahan bentuk misalnya pada perubahan kata dari jala menjadi jalan pada kata berjalan, dan perubahan dari kata aku menjadi saya, serta perubahan kata dari tahun menjadi tuhan boleh dikatakan hanya terjadi pada kata tersebut. Oleh karena itu, peristiwa tersebut tidak bisa disebut sebagai peristiwa umum, tentu saja bukan termasuk dalam bidang morfologi, melainkan termasuk dalam ilmu yang biasa disebut etimologi, yaitu ilmu yang mempelajari seluk-beluk asal sesuatu kata secara khusus.
    Dalam bahasa Indonesia mempunyai berbagai bentuk. Kata sedih, gembira, dan senang merupakan  satu  morfem. Kata bersedih, bergembira, dan bersenang merupakan dua morfem, yaitu morfem ber- sebagai afiks, dam morfem sedih merupakan bentuk dasarnya begitu juga dengan morfem bergembira dan bersenang terdiri dari dua morfem. Kata senang-senang terdiri dari dua morfem yaitu morfem senang sebagai bentuk dasar dan diikuti oleh senang sebagai morfem ulang. Semua yang berhubungan denngan bentuk kata tersebut yang menjadi objek dari suatu ilmu disebut dengan morfologi.
  Perubahan-perubahan  bentuk kata menyebabkan adanya perubahan golongan dan arti kata. Golongan kata sedih tidak sama dengan golongan kata bersedih. Kata sedih termasuk golongan kata adjektiva, sedangkan kata bersedih termasuk verba deadjektiva. Di segi arti, kata-kata senang, bersenang, dan senang-senang semuanya mempunyai arti yang berbeda-beda. Demikian pula dengan kata sedih dan gembira.
Perbedaan atau perubahan golongan dan arti kata tersebut disebabkan oleh perubahan bentuk kata. Karena itu, selain menyelidiki bidangnya yang utama dalam seluk-beluk bentuk kata, morfologi juga menyelidiki kemungkinan adanya perubahan golongan dan arti kata yang timbul sebagai akibat perubahan bentuk kata.
   Di sini dikemukakan bahwa pembicaraan tentang satuan gramatik yang salah satu dari unsurnya berupa afiks dibahas dalam bidang morfologi, dan pembicaraan tentang kata majemuk juga dibicarakan dalam bidang morfologi mengingat bahwa kata majemuk masih termasuk golongan kata.
 
 
Demikianlah ulasan tentang pengertian morfologi. Good Luck