Morphology
Morfologi adalah cabang linguistik yang mengidentifikasi
satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi mempelajari
seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan-perubahan bentuk kata terhadap
golongan dan arti kata Atau dengan kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi
mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk
kata itu, baik fungsi gramatik maupun fungsi semantik.
Morfologi juga mempelajari arti yang timbul sebagai akibat
peristiwa gramatik, yang biasa disebut arti gramatikal atau makna. Satuan yang
paling kecil dipelajari oleh morfologi adalah morfem, sedangkan yang paling
besar berupa kata. morfologi hanya Mempelajari peristiwa-peristiwa yang umum,
peristiwa yang berturut-turut terjadi, yang bisa dikatakan merupakan sistem
dalam bahasa.Peristiwa perubahan bentuk misalnya pada perubahan kata dari
jala menjadi jalan pada kata berjalan, dan perubahan dari kata aku menjadi
saya, serta perubahan kata dari tahun menjadi tuhan boleh dikatakan hanya
terjadi pada kata tersebut. Oleh karena itu, peristiwa tersebut tidak bisa
disebut sebagai peristiwa umum, tentu saja bukan termasuk dalam bidang
morfologi, melainkan termasuk dalam ilmu yang biasa disebut etimologi, yaitu
ilmu yang mempelajari seluk-beluk asal sesuatu kata secara khusus.
Dalam
bahasa Indonesia mempunyai berbagai bentuk. Kata sedih, gembira, dan senang
merupakan satu morfem. Kata bersedih, bergembira, dan
bersenang merupakan dua morfem, yaitu morfem ber- sebagai afiks, dam morfem
sedih merupakan bentuk dasarnya begitu juga dengan morfem bergembira dan
bersenang terdiri dari dua morfem. Kata senang-senang terdiri dari dua morfem
yaitu morfem senang sebagai bentuk dasar dan diikuti oleh senang sebagai morfem
ulang. Semua yang berhubungan denngan bentuk kata tersebut yang menjadi objek
dari suatu ilmu disebut dengan morfologi.
Perubahan-perubahan
bentuk kata menyebabkan adanya perubahan golongan dan arti kata.
Golongan kata sedih tidak sama dengan golongan kata bersedih. Kata sedih
termasuk golongan kata adjektiva, sedangkan kata bersedih termasuk verba
deadjektiva. Di segi arti, kata-kata senang, bersenang, dan senang-senang
semuanya mempunyai arti yang berbeda-beda. Demikian pula dengan kata sedih dan
gembira.
Perbedaan atau perubahan golongan dan arti kata tersebut
disebabkan oleh perubahan bentuk kata. Karena itu, selain menyelidiki bidangnya
yang utama dalam seluk-beluk bentuk kata, morfologi juga menyelidiki
kemungkinan adanya perubahan golongan dan arti kata yang timbul sebagai akibat
perubahan bentuk kata.
Di sini dikemukakan bahwa pembicaraan tentang satuan
gramatik yang salah satu dari unsurnya berupa afiks dibahas dalam bidang
morfologi, dan pembicaraan tentang kata majemuk juga dibicarakan dalam bidang
morfologi mengingat bahwa kata majemuk masih termasuk golongan kata.
Demikianlah ulasan tentang pengertian morfologi. Good Luck
Tidak ada komentar:
Posting Komentar